DULU DAN KINI
November 19th, 2007 by arfangeetoloohDULU,
Aku Mencaci-maki Cinta…
Aku Dihindari Cinta…
KINI,
Aku Mendekati Cinta…
dan
Menjaga Cinta itu Utuh Untuk Selamanya…
Best Wishes For
-140707- ku
DULU,
Aku Mencaci-maki Cinta…
Aku Dihindari Cinta…
KINI,
Aku Mendekati Cinta…
dan
Menjaga Cinta itu Utuh Untuk Selamanya…
Best Wishes For
-140707- ku
Tahi yang mengambang
Air seni yang mengalir di selokan
BAU, MEMANG!!!
Tetapi,,
Setidaknya lebih baik daripada bimbang
Untuk menunggu tempat kuliahan
Karena Tahi dan Air Seni itu sudah tahu kemana ia akan pergi
Tidak seperti diriku yang bimbang sambil mengeluarkan air seniku sendiri
Kain Yang Putih Itu
DAN
Sampah - Sampah Jalanan
Seperti
Engkau
DAN
Kekasihmu
Kurindu akan datangnya angin malam
Yang telah lama tak menusuk tulang
Menembus ragaku, Pandanganku
Terbawa dalam sirna cahayamu
Akhirnya,
Ku telah berhenti
Untuk mengejar peri
Yang selama ini bernaung di batinku
Tanpa ada harapan untukku
Adakah mungkin,
Cahaya baru muncul kembali
Utuh dengan seluruh pancaran
Yang tak akan pernah sirna
Ditelan Waktu,,
Ataupun Hancur seperti Debu…
Biarkan Malam Datang,
Agar Aku Dapat Puas Melihat Jutaan Bintang
Tanpa Tertuju Pada Satu Cahaya
Yang Selama ini Menghalangi Sudut Pandang
Akan Tetapi,
Bila Satu Cahaya itu Telah Pudar
Kau Tak Lagi Menghalangiku
Kau Tak Lagi Membebaniku
Untuk Dapat Melihat Cahaya Lain
Yang Terangnya Melebihi Dirimu
Maka,
Biar Saja Satu Bintang Hilang
Karena Malam Pasti Berganti
Biar Saja Kau Pergi
Daripada Selamanya Harus Menanti
Ketika perasaan itu datang..
Aku tidak mengerti..
Ketika perasaan itu pergi..
Aku tidak menyadari..
Apa yang dibawanya? bahagia kah?
Apa yang ditinggalkannya? sakit kah?
Mungkin hanya sekejap..
Mungkin untuk selamanya..
Ya, aku tak akan pernah bisa mengerti..
Karena itu bukan untuk ku mengerti..
Cukup untuk ku rasakan saat ini..
Dan saat bersamamu nanti..
Entah kapan itu..
mata NGantuk, mulut NGuap, lagi belajar gak NGerti, pikiran kemana - mana, lagi beNGoNG, NGelamun, sambil NGupil, eh, kacau malah mikir selaNGkaNGan, andaikan aku berhasil nanti, gw gak bakal NGelupain temen - temen baik gw, yaNG selama ini meNGerti tentaNG keadaan gw, baik gw sedaNG sedih, ataupun senaNG, gw paling benci sama bencoNG, apalagi tuh bencoNG soNGoNG, peNGen rasanya nendaNG pala makhluk tersebut deNGan sekencaNG - kencaNGnya, padahal bencoNG kan dikasih teroNG peNGen terus
Dari pagi dibangunin sahur sama emak eh malah kesiangan. Gara - Gara Semalem Nonton ECW King Boker VS Rob Van Dam (RVD). Trus, Berangkat ke Sekolah Pake Belok ke Warnet. dan akhirnya menetap di warnet seperti ada yang membuat pantat tak dapat bergerak jauh dari monitor. eh, berniat untuk Cukur Rambut sama "Mr. Aidil Gombyor Gonzales" berharap jadi bagus malahan jadi Tikus. huehuheuheuhe… Alhasil, Rambut yang Gw capek capek pelihara selama Masa Sebelum MOS berakhir pada hari Kamis 12 Oktober 2006 pukul 17.30 WIB. Pertama seh "Mendingan" lah, tapi berkat kelentikan tangan seorang pencukur rambut amatir Menjadi Sesuatu yang "Mendingan" menyeramkan. Gw tahu, Manusia tak ada yang sempurna. tetapi, kenapa cuman gw doang yang ngalamin ketidak sempurnaan hasil rambut itu??? sementara teman - teman gw Merasa rambutnya Oke oke aja klo dicukur dia(Mr. Aidil gombyor Gonzales). Sekarang, Kepala Gw Kedinginan karena tak ada lagi bulu bulu yang menempel di kepalaku. dan Mungkin Ketampananku Berkurang sebesar 30%. sedihnya T_T
Pekat hitam ini, membuatku jatuh dalam fatamorgananya. Namun, aku Mencoba tuk tidak larut dalam susana pekat yang ada di hati ini. Apakah hatiku sudah hitam? ataukah hitam itu yang membuat hatiku??? Karena itulah, lewat masa ini, yang dapat membuat hitam itu hilang. Yang dapat membuat pekat itu menjadi pudar. Aku akan menyampaikan kepada semuanya yang pernah terkena percikan - percikan hitamku, untuk melepaskan segala percikan hitam yang pernah aku buat padamu. karena pada hakekatnya manusia tidak ada yang putih, tidak ada yang suci. Maka dari itu, sekali lagi Hapus saja Hitamku dan Lalui semuanya dengan sesuatu yang cerah, dan Maafkanlah segala rasa salah. Selamat Berpuasa!!!
Hanya kaulah yang membuat hati ini diam, Hanya Kaulah yang membuat hari - hariku terasa tak pernah padam, Hanya Kaulah yang membuat para burung - burung bungkam. Tanpamu, dunia mungkin sepi, tak ada orang - orang bernyanyi, tak ada sesuatu yang berkesan di hati. Kutahu, ada yang berubah pada asa, yang membuat orang - orang menjadi gila dan karenamu lah aku tak dapat menahan rasa ini padamu.